Berbisnislah dengan cara yang diridai Allah

Dengan mendaftar, Anda akan mendapatkan artikel Cara Bisnis di Internet yang diridai Allah

Masukkan alamat email Anda:

Delivered by FeedBurner

Bisnis Online Mengajak Kearifan

Bisnis Online Mengajak Kearifan

Setiap bisnis menawarkan keuntungan bersama. Bila ada bisnis yang menguntungkan sepihak, maka bisnis itu tidak baik alias jahat. Seorang pebisnis online dituntut untuk saling berbagi kearifan, di samping keuntungan

Kearifan terjadi karena saling berbagi, bukan terselubung tanpa keterbukaan. Jadi, bisnis online mengajak setiap kliennya untuk bersama-sama memperoleh keuntungan secara adil dan bijaksana.

Sasaran bisnis online adalah semua yang terakses internet yang memiliki kecenderungan kepada bisnis yang menguntungkan kedua belah pihak. Persoalan yang dihadapi bersama dalam menjalankan bisnis harus dikemukakan secara transparan dan terbuka tanpa ditutup-tutupi.

Salah satu unsur yang terpenting dalam dunia bisnis sesungguhnya adalah kejujuran dan kearifan. Anda bukanlah pebisnis online bila hanya mementingkan diri sendiri. Keterbukaan Anda terhadap klien berpengaruh terhadap kelancaran bisnis Anda.

Bijaksana menjadi kata kunci bila berbisnis di dunia maya. Sebab bila terselubung, maka anda akan mendapati kesulitan dan tentu saja kehancuran.

Di dunia maya, apa pun dapat diakses oleh para netter. Peluangnya untuk menghasilkan sangat besar. Bisnis online menjanjikan kepada semua orang agar memilih tawaran Anda.

Produk-produk, boleh jadi barang atau pun jasa, meskinya ditawarkan dengan menjelaskan kelebihan-kelebihan sekaligus kekurangannya. 

Keliru bila bisnis online tidak menjelaskan apa adanya. Secara otomatis, Anda tidak dapat menyembunyikan sesuatu yang sulit dipahami oleh calon pembeli Anda. Kesulitan apa pun harus digambarkan dan diberikan solusinya.

Bila Anda menawarkan penghasilan, misalnya, maka sejauh mana Anda dapat menunjukkan bahwa bisnis Anda benar-benar demikian. Selama tidak berseberangan dengan aturan-aturan yang sah, maka bisnis online yang Anda tawarkan tentu saja sangat bagus.

Bila sebaliknya, maka bisnis Anda bukan saja akan menunurunkan martabat Anda, juga menjadikan calon pembeli kapok untuk mempercayai anda. Di sinilah pentingnya Anda untuk bersikap jujur dan bijaksana.

Jujur berarti Anda sangat terbuka terhadap calon klien Anda. Sedangkan bijaksana adalah sikap Anda tidak menguntungkan diri sendiri.

Anda adalah pebisnis jujur sekaligus bijaksana apabila Anda tidak menipu dan memalsukan perdagangan atau bisnis Anda. Sekilas sepele, tetapi dalam prakteknya sangat sulit bila Anda tidak berpegang kepada ketentuan-ketentuan yang diajarkan oleh Allah di dalam firman-Nya.

Anda boleh jadi berargumentasi bahwa siapa yang tahu bila Anda menipu, barang dagangan milik Anda sendiri kenapa repot-repot memikirkan Anda. Anda sayangnya tidak meyakini bahwa Allah sangat mengetahui apa pun yang Anda usahakan, bahkan yang Anda sembunyikan dari orang lain, sebagaimana firman-Nya,

"Dan Dialah Allah (Yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan" (QS. Al-An'am: 3).

Silakan saja Anda berbuat sesuai dengan keinginan Anda, tetapi jangan lupa bahwa Anda bukanlah satu-satunya orang yang menjadi panutan setiap calon klien Anda, selain Allah pun menjadi pemerhati apa pun yang anda perbuat.

Keimanan Anda jangan dipertaruhkan untuk menuruti keinginan yang tidak membawa berkah buat Anda dan orang lain. Sukses Anda di dunia bisnis bukan ditentukan oleh kelihaian Anda dari pengetahuan menipu orang lain, selain kepiawaian Anda menawarkan bisnis Anda dengan jujur dan bijaksana.

Saya menyadari bahwa bisnis online sangat berpeluang untuk mengajak kepada sesuatu yang sangat menguntungkan mengingat saat ini setiap orang dengan mudah mengakses informasi bisnis Anda. 

Kepedulian Berbagi:
    Blogger Comment

0 komentar:

Post a Comment