-->

Tuesday, April 19, 2016

Adakah Kejujuran Itu?

Adakah Kejujuran Itu?
Istilah ini seperti tiada penting untuk dibicarakan, tetapi kata sifat tersebut justru yang paling utama di dunia bisnis online, juga di berbagai lingkungan kehidupan. Perbuatan tidak jujur, sebaliknya, sangat terasa di pihak orang yang menjadi korbannya. Kebohongan, kepalsuan, alias tipu menipu banyak terjadi di setiap lingkungan hidup dan kehidupan umat manusia.

Adalah sifat dasar manusia berbuat selalu menyukai untuk tidak jujur ketika sedang 'kepepet.' Bertahan untuk tidak dipermalukan, maka lebih memilih tidak jujur sekalipun diakui oleh hatinya salah. Rasa bersalah selalu ada, tetapi berjuang untuk tidak mengulangi belum tampak dilakukan. Itulah jahatnya hawa nafsu ketika diperhadapkan untuk pembelaan diri atas tindakannya yang selalu cenderung jahat. 

Allah swt berfirman: "Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS. Yusuf: 53).

Jadi, sudah sangat jelas, bahwa pada diri manusia itu sudah ada bawaan buruk atau jahat. Akan tetapi, ini adalah kekecualiaan, pada diri yang dirahmati Allah, keburukan atau kejahatan itu tidak terjadi karena Allah selalu menjaga dari berbagai perbuatan buruk dan jahat yang menelikungnya.

Alhasil, siapa pun Anda jika malas bermohon ampunan kepada Allah, maka tak ada satu pun jaminan untuk Anda diselamatkan dari siksa yang sangat pedih. Kebohongan atau ketidakjujuran akan pertama-tama sangat dirasakan oleh hatinya sendiri. Lahir kegelisahan dan rasa penyesalan sesaat. Ketidakkuasaan manusia melawan kejahatan setan yang menggoda sangat memberikan kemudahan menyeret dirinya ke dalam lingkaran keburukan dan kejahatan.  

Karena itu, jika tiada kewaspadaan pada diri kita dari setiap ucapan dan perbuatan manusia jahat, tentu saja, kta akan sering menjadi korban ketidakjujuran. Apalagi jika Anda tidak jujur, naudzu billahi min dzalik, maka rasa hormat orang kepada Anda akan menurun drastis. Anda tidak lagi dipandang sebagai orang yang selama ini dikenal baik, padahal Anda orang yang pandai menutupi kebohongan atau ketidakjujuran. Ada kedok yang dipakai pada wajah Anda sedang Anda tidak menyadarinya. Wajah Anda bukan wajah Anda yang sesungguhnya, selain setan yang selalu buruk mengajak pada kejahatan.

Saudaraku, dalam berbisnis di dunia maya, siapa yang tahu jika orang yang mengajak Anda adalah orang yang telah disebut dalam pembicaraan ini. Tentu saja, Anda pasti sangat tidak suka atas perbuatan orang tersebut. Itulah sebabnya, dalam mencari karunia Allah, sepatutnya agar tetap terjaga untuk berlaku jujur. ***  
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post


EmoticonEmoticon

Post a Comment

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner