Berbisnislah dengan cara yang diridai Allah

Dengan mendaftar, Anda akan mendapatkan artikel Cara Bisnis di Internet yang diridai Allah

Masukkan alamat email Anda:

Delivered by FeedBurner

Indahnya Berbisnis Karena Allah

Bisnis karena Allah itu indah

Ada dan tiada usaha dalam hidup bagaikan ada dan tiada hidup dan kematian. Hidup adalah sebuah perjuangan, yang dengan itu, maka lahirlah kemenangan. "Diam", sebaliknya, adalah sebuah keadaan yang tidak menunjukkan adanya "kehidupan", seolah mati, tak bergerak. Kondisi ini di dunia yang fana akan dapat memperparah tingkat kesejahteraan dan, tentu saja, lepasnya ganjaran (pahala) dari Allah swt.

Orang-orang yang terus bergerak menuju puncak keridaan Allah tetap harus berjuang, yang dalam kondisi untuk memenuhi hidup dan kehidupan di dunia, dia harus mendapati adanya kesejahteraan. Karena itulah Allah telah berfirman, "Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy`arilharam. Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat" (QS. Al-Baqarah: 198).

'Berburu' karunia (rizki hasil perniagaan) tidaklah disebut dosa sepanjang karunia tersebut dapat memperkuat adanya zikir (ingat) secara istiqamah kepada Allah. Buruknya perniagaan (berbisnis secara konvensional maupun online) jika telah mengabaikan hak mutlak Allah untuk diingat  oleh hamba-hamba-Nya tersebut. Allah swt sangat menghendaki agar terus berzikir dan berzikir, "Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman" (QS. An-Nisa: 103).

Berbisnis, ternyata, sangat mudah dan tak ada sebuah alasan untuk menghindarinya. Saat ini, Allah Yang Maha Pencipta sedang menunjukkan suatu keadaan umat manusia yang diliputi oleh berbagai kemudahan karena perkembangan peradaban umat manusia itu sendiri. Mereka yang hadir saat ini, suka tidak suka, telah dihadapkan oleh Allah pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika dahulu para salihin belum sempat berdagang hanya cukup dari rumah, saat ini telah ditunjukkan kemudahan itu oleh Allah. Melalui perangkat teknologi, seorang hamba dapat melakukan transaksi bisnis via internet dengan perangkat keras (hardware) dan perangkat ringannya (software). Inilah yang sering dikenal "Work at home". Bekerja cukup dapat dilakukan dari rumah.

Betapa indahnya berbisnis saat ini karena Allah telah memberi kemudahan, keleluasaan, keringanan, kegembiraan dan lain-lain yang sangat membantu seorang hamba menikmati hidup dan kehidupannya tanpa harus melupakan Allah  (berzikrullah) sedikit pun dalam berbagai keadaan dan waktu, baik berdirinya, duduknya dan berbaringnya di waktu pagi, petang, siang maupun malam. Subhanallah

Itulah jalan tengah yang dibentangkan oleh Allah untuk hamba-hamba-Nya yang tetap berbakti kepada-Nya. Berada di antara berjuang di jalan Allah (jihad fi sabilillah) melalui zikrullah di dalam hati (tersembunyi di dalam hati atau khafi) dengan keadaan yang harus dihadapi untuk memenuhi tingkat kesejahteraan diri dan keluarganya, juga untuk kemaslahatan umat. ***




Kepedulian Berbagi:
    Blogger Comment

0 komentar:

Post a Comment